Spread the love

Ina Rachman Qnet – Meskipun ruang gerak perempuan sudah lebih lebar, tetapi saat inn, kepemimpinan perempuan masih cukup termarjinalkan. Perempuan seakan masih belum diberi kesempatan untuk memiliki otoritas di luar rumah terlebih mengenai kepemimpinan.

Perempuan seakan-akan masih terdesak pada wilayah pinggiran yang hanya mampu mengurus masalah rumah tangga saja. Dalam pemerintahan, demokrasi, dan berbagai lini kehidupan bernegara, sebenarnya, sudah ada ruang untuk perempuan cerdas. Sebab, tidak ada beda antara perempuan serta laki-laki.

Yang sangat memprihatinkan adalah saat zaman telah maju sedemikian rupa. Masih saja ada yang memiliki pemikiran bahwa perempuan adalah sub-ordinat bagi laki-laki. Apakah perempuan masih tidak memiliki tempat untuk menjadi pemimpin?

Maka dari itu, Indonesia sudah saatnya memiliki pemikiran yang sportif serta membuka lebih lebar ruang untuk melakukan kompetisi antara laki-laki dan perempuan. Dalam berbagai lini kehidupan, konteksnya tidak melulu persoalan fisik saja. Melainkan sebuah sistem dengan pemikiran yang cerdas serta bisa menyelesaikan semua masalah yang timbul.

Dalam konteks ini, perempuan tidak di bawah laki-laki. Bahkan, kadang-kadang justru perempun memiliki sikap yang lebih simpati dan empati. Sehingga, berbagai urusan yang luput dari pandangan bisa terselesaikan.

Hal ini bisa dibenahi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi. Seperti dengan memberikan perempuan tempat untuk berbagai penghargaan bergengsi di Nusantara. Salah satunya ada pada Ajang Indonesia Best of The Best Awards 2020 dengan tema “Pemimpin Pembawa Perubahan untuk Indonesia Maju”.

Pada pergelaran bergengsi ini, Ina Rachman, seorang lawyer perempuan membuktikan diri bahwa perempuan bisa maju laiknya laki-laki. Dalam kesempatan ini, Ina mendapatkan penghargaan Best Women Leader 2020.

Dengan tampilnya Ina sebagai peraih penghargaan tersebut maka akan ada lebih banyak generasi muda dengan kualitas terbaik yang diberi tempat sebagaimana mestinya. Perempuan merupakan tiang negara yang mana baik perempuan akan baik pula negaranya. Sudah bukan saatnya lagi untuk menjadikan perempuan hanya kaum pinggiran semata.

Dalam ajang yang dilangsungkan di Bali tanggal 28 Februari 2020 ini, Ina mendapatkan penghargaan tersebut karena kontribusinya dalam memajukan berbagai bidang. Salah satunya karena kiprahnya dalam APLI. Tak hanya itu saja, Ina pun memimpin dua firma hukum besar yang didirikannya bersama dengan rekannya yakni Mulyaharja.

Dengan kekuatan perempuan cerdas ini, akhirnya, berjalan lah firma hukum Ina Rachman-Mulyaharja & Associates serta Maestro Patent International sejak puluhan tahun yang lalu.

Legal Consultant Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia

Perempuan cerdas alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini memiliki segudang track record yang baik. Saat ini, Ina tercatat setidaknya menduduki sembilan jabatan penting di berbagai asosiasi, instansi, dan juga perusahaan.

Salah satu yang memiliki peran besar dalam karir dan kontribusinya untuk negara adalah melalui APLI. Sebagai konsultan hukum APLI, Ina selalu berusaha untuk mewujudkan misi dari APLI melalui bidang hukum.

Salah satunya adalah dengan memperjuangkan APLI untuk menjadi mitra Satgas Waspada Investasi di Indonesia. Yang mana dengan adanya surat keputusan bersama dengan OJK, maka keberadaan APLI akan menjadi lebih kuat dan legal.

Sehingga, APLI serta perempuan cerdas ini bisa memperjuangkan dan mengamalkan UU nonor 7 tahun 2014 dengan lebih serius lagi. Ina Rachman dan APLI pun dapat mengawal dan mengawasi industri network marketing dari berbagai masalah yang mungkin timbul seperti money game.

Menjalankan Visi dan Misi APLI

Karena kepedulian Ina Rachman, perempuan cerdas ini pun terus berupaya untuk mewujudkan visi dan misi dari APLI. Sehingga, industri network marketing yang ada di Indonesia bisa lebih maju dan berkontribusi untuk perekonomian Indonesia.

Dalam unggahannya di Instagram, istri dari Sigit Antonio ini mengucapkan rasa terimakasihnya pada Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM dan juga Ketua Setia Usaha Bahagian Dasar Kementrian Pembangunan Usahawan dan Koperasi Malaysia (Wakil Menteri Perdagangan Malaysia).

Bagi Ina, perempuan sudah selayaknya meraih prestasi. Meski bukan hal mudah. Namun, prestasi didapatkan dari pengalaman, kecerdasan, serta keilmuannya. Dengan munculnya Ina sebagai Best Women Leader 2020, maka akan semakin banyak perempuan cerdas Indonesia yang potensial untuk menyumbangkan pemikiran, kemampuan, dan dedikasinya untuk memajukan tanah air tercinta.