Spread the love

Ina Rachman – Money game, sebuah kata yang menjadi musuh bersama bagi industri direct selling. Bukan hanya karena mengancam eksistensi dan citra dari perusahaan network marketing yang benar dan murni. Namun, juga karena money game sudah menambalkan banyak korban. Bahkan, jika ditotalkan, jumlahnya jutaan korban dengan nominal rupiah hingga ratusan triliun besarnya.

 

Keberadaan money game yang tumbuh subur menarik simpati dari lawyer berintegritas Ina Rachman. Ina kini ikut turun tangan dalam mengatasi money game di Indonesia. Melalui APLI, perempuan kolektor mobil mewah ini berupaya untuk mengganyang money game.

 

Waspada Money Game

Setelah menjalani proses belajar selama 3 tahun mengenai APLI, bisnis network marketing, hingga money game. Tentu saja Ina sudah hafal betul bagaimana ciri dari money game. Untuk itu, ia selalu memberikan edukasi dan sosialisasi pada berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat hingga penegak hukum.

Hal ini dilakukan oleh lawyer berintegritas ini untuk membuat masyarakat lebih waspada dan tidak asal memberikan judgement pada pelaku bisnis MLM. Nah, berikut adalah beberapa ciri money game yang perlu diwaspadai.

  1. Keanggotaan dalam Asosiasi

Terdapat wadah untuk perkumpulan perusahaan MLM yang bernama APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) serta World Federation of Direct Selling Association (WFDSA). Apabila suatu perusahaan tergabung dalam asosiasi tersebut maka merupakan MLM murni. Sebab, biasanya, anggota akan dibekali dengan training produk terlebih dahulu.

Namun, money game akan lepas begitu saja karena mereka hanya fokus untuk merekrut anggota sebanyak mungkin dengan menawarkan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat. Ciri lainnya meliputi uang pendaftaran besar serta bonus yang besar pula.

  1. Money Game Fokus Kejar Jumlah Anggota

MLM lebih fokus pada penjualan produk sedangkan money game fokus mengejar jumlah anggota. Sebab, dana dari anggota yang baru inilah yang akan dipakai memberi keuntungan untuk anggota yang sudah lama.

Model ini dipakai untuk menjerat anggota yang baru dengan menawarkan manfaat yang tidak wajar. Sehingga, model money game hanya menarik dana dari iuran pendaftaran.

  1. Sistem Kerja dengan Skema Piramida

Sekilas, money game sangat identik dengan sistem kerja pada MLM. Akan tetapi, jika diteliti, bisnis ini hanya lah mencari anggota yang baru. Kemudian ditawari skema investasi atau lainnya. Dana ini kemudian diberikan kepada anggota lama dan seterusnya.

  1. Money Game Hanya Memiliki Satu Tujuan

Perbedaan yang paling kentara dari MLM dan skema piramida yakni dalam mengoperasikan bisnis. Semua tujuan dari skema money game hanya untuk memperoleh uang dan memakai tenaga Anda dalam rekruting korban selanjutnya.

Berbeda dengan MLM yang menjual produk. Dalam teori MLM, semakin besar jaringan distributornya, maka semakin banyak juga produk yang dijual oleh para pebisnis ini.

Menghindari Jebakan Money Game

Ina Rachman bukan hanya sebagai lawyer berintegritas yang menjadi konsultan hukum di APLI. Melainkan juga terjun langsung di bisnis network marketing. Ia mengelola lebih dari satu perusahaan MLM yang lurus. Sehingga, Ina mengetahui dengan pasti mengenai bagaimana cara membedakan MLM dan money game.

Ina juga disebut-sebut menjadi satu dari beberapa lawyer berintegritas yang menjadi spesialis pada network marketing. Tak heran jika dirinya kerap menjadi narasumber pada forum penting yang diadakan oleh POLRI atau instansi lainnya.

Lantas, bagaimana cara untuk menghindari money game? Berikut beberapa tips yang dapat Anda simak:

  1. Baca dan pelajari mengenai detil salinan skema penjualan dari perusahaan tersebut. Serta pelajari rencana bisnis serta rencana pemasarannya.
  2. Cari tahu track record perusahaan tersebut dengan menghubungi orang lain yang sudah berpengalaman. Dengan begitu, Anda akan mengetahui apakah perusahaan tersebut benar-benar menjual produk atau hanya melakukan rekruting anggota saja.
  3. Periksa testimoni perusahaan apakah ada keluhan mengenai bisnis yang dijalankannya.
  4. Anda juga perlu menanyakan hal-hal yang sekiranya mencurigakan pada rapat sosialisasi ataupun rekrutmen perusahaan tersebut.

Bisnis MLM memang memberi kesempatan pada siapa saja dan dimana saja untuk mendapatkan keuntungan. Namun, ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan sendiri. Pahami setiap detik produk serta cermati ciri money game agar Anda terhindar dari kerugian.