Spread the love

Ina Rachman – Penghargaan yang diterima oleh Ina Rachman, seorang lawyer yang dermawan ini memang layak untuk didapatkan. Meski begitu Ina tidak pernah memiliki tujuan untuk mendapat penghargaan dalam setiap kinerja yang dilakukannya.

Dalam anugerah Indonesian Best if The Best Awards 2020 yang dilangsungkan di Harris Hotel and Residence Sunset Road Bali, 28 Februari 2020, Ina terpilih sebagai Best Women Leaders 2020.

Legal consultant APLI ini mendapatkan penghargaan karena kontribusinya dalam kemajuan ekonomi Indonesia. Tak hanya itu saja, kontribusi Ina juga melalui kemampuan serta pengetahuan. Dan juga mengenai persepsi gender yang dimilikinya.

Perjalanan perempuan dermawan ini dalam menjadi pimpinan untuk perusahaan bukan lah hal yang mudah. Dunia usaha selalu menuntut para pelakunya untuk melakukan perubahan secara cepat. Ditambah lagi saat ini persepsi gender masih menghalangi langkah para perempuan.

Karir Ina Rachman sudah memperlihatkan sebuah proses untuk menghasilkan pemimpin perempuan yang kompeten dengan cara yang tidak instan. Melainkan ada proses panjang dalam pembelajaran. Tak hanya itu saja, Ina Rachman juga memiliki kerja keras dan kecerdasan yang tidak biasa.

Pasalnya, Ina sangat multitasking. Selain membawahi perusahaan bisnis network marketing-nya sendiri, perempuan dermawan ini juga menjadi konsultan hukum untuk berbagai perusahaan. Jika dirinci, setidaknya, Ina mengelola sembilan tugas penting yang meliputi:

  1. Advokat dan legal konsultan bagi APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia)
  2. Kepala Bidang Advokasi Hukum AAMSI (Asosiasi Advokat Muda Seluruh Indonesia)
  3. Owner serta managing partner Ina Rachman – Mulyaharja & Associates Law Office
  4. Direktur pada Maestro Patent International Law Firm
  5. Corporate Layer Kimia Farma Tbk
  6. Konsultan Hukum Badan Pengawas Obat dan Makanan
  7. Corporate lawyer Kimia Farma Trading & Distribution
  8. Corporate lawyer Kimia Farma Apotek
  9. Corporate lawyer berbagai perusahaan MLM yang sudah terdaftar pada APLI

Tak Hanya Prestasi, Semangat dan Nilai Pemimpin Perempuan pada Ina Patut Dicontoh

Penghargaan sebagai best women leader memang layak untuk didapatkan Ina Rachman. Sebab, dengan adanya penghargaan ini, maka akan lebih banyak orang yang terketuk dan mewarisi semangat Ina. Tak hanya dalam meraih kesuksesan. melainkan juga berbagai nilai humanis serta perspektif pemimpin perempuan akan lebih tersampaikan.

Seorang pemimpin perempuan perlu memiliki gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi dalam lingkungannya. Pencapaian kinerja serta kepemimpinan Ina Rachman memberikan dampak yang positif untuk berbagai pihak.

Tantangan Women Leader Seperti Ina Rachman

Perempuan seperti Ina memang layak untuk mendapatkan penghargaan. Namun, bukan berarti karir dari lawyer dermawan ini tanpa melalui hambatan.

Dalam berbagai kasus karir perempuan, yang mengejutkan adalah kaumnya sendiri yang kerap mempermasalahkannya. Laki-laki justru memberi kesempatan untuk mendapatkan peran yang setara atau bahkan lebih besar ketimbang perempuan.

Dengan alasan anak, keluarga, budaya, serta norma, perempuan kerap mendapatkan tantangan dari kaumnya sendiri untuk dapat meraih posisi yang baik di dalam karir. Dalam hal ini, pengaruh kelompok agama yang meningkatkan pemahaman kesetaraan gender akan memberikan pengaruh yang besar.

Perempuan pada dunia digital yang sangat cepat berubah menghadapi tiga jenis tantangan besar. Yakni teknologi, globalisasi, dan otomasi. Teknologi dalam kondisi masyarakat yang belum dapat berpikir secara kritis akan membuat pendapat terlontar tanpa pemikiran matang. Sehingga, pemahaman cerdas berteknologi harus lebih ditingkatkan lagi.

Globalisasi membuat kesenangan ekonomi menjadi semakin terasa. Berbagai kelas sosial pun mulai merasa gelisah. Sehingga, masyarakat harus memahami perubahan lingkungan yang sangat cepat.

Otomasi membuat banyak pekerjaan yang hilang. Perempuan harus mempersiapkan berbagai kondisi yang sangat mungkin terjadi.

Dalam perhelatan akbar Best of The Best 2020 ini, Ina merasa bersyukur dengan penghargaan yang dimilikinya. Bagi Ina, meraih prestasi bukan hal yang mudah dan tidak dapat dibeli dengan uang. Prestasi didapatkan dari kecerdasan, pengalaman, dan keilmuan. Ina berharap kedepannya, bisa menjadi pribadi yang lebih bermanfaat untuk sesama.

Tak lupa, perempuan dermawan ini mengucapkan terimakasih yang besar pada Sekretaris Menteri Koperasi dan UKMI dan juga Ketua Setia Usaha Bahagian Usahawan dan Koperasi Malaysia (Wakil Menteri Perdagangan Malaysia). Semoga semangat kepemimpinan Ina Rachman bisa diwarisi oleh lebih banyak perempuan Indonesia.